Thursday, May 24, 2012

Puisi, Sahabat Alam

Hidup itu pasti ada visi, maka mesti ada deretan misi untuk mencapainya.
Seperti aliran air yg ujung perjalananya ke dermaga, harus melalui terjal bebatuan untuk melewatinya.
Mari menikmati perjalanan ini dg penuh hati-hati dan penghayatan,agar lantunan syair kehidupan smakin bermakna..

Aq tengah bersandar pada pohon besar ini( labiyu@gedang sewu waterpark), bercengkrama dg semilir pagi dan obrolan gemericik..
Nyaman kampungku disini,
Tanpa goresan kata-kata menyakitkan diperkampungan,
Tanpa riuh perebutan kekuasaan..
Dan tanpa senyum yg palsu tersimpul.
Tp disini alam membelaiku tanpa pamrih..
Senyumnya ihlas tanpa batas,
Bisikanya lembut tanpa kabut..
Dan sentuhanya nyaman dijiwaku..
Bahkan para burung asyik bercanda tanpa pilu,
Inilah alamku, diujung kampung halaman..

antologi puisi kangbarok
Share:

0 komentar: