Custom Search
Pilih Bahasa
English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Home » » Puisi, Sesal Diujung Jalan

Puisi, Sesal Diujung Jalan

Nyanyian hujan merepuh
Diseberang jalan
Diantara langkah- langkah bising
Mencari arah permata
Yang kilaunya nampak gemerlap
Mengundang hayal lalu lalang Diatas kayu disebelah telpon umum
Duduk nenek tua dengan cucu kecil
Menyanyikan kisah cantik rautnya
Dulu…. Ketika masih bergelar bunga desa
Dikampung yang terlupa Namun senyumnya redup,
Menahan tangis dan beban…
Seakan sesal penuhi raut keriputnya
Ceritanya pupus…
Cucu kecil tertidur…
Mungkin sedang bermimpi Cerita nenek lirih…
Bunga desa itu, kini menangis !
Bunganya layu oleh kumbang- kumbang
Layu….
Tak wangi lagi
Sesal
Rupanya bunga desa itu…
Tumbuh diantara riuh gairah Kupu- kupu malam….


Antologi puisi kangbarok
Share this article :

0 komentar:

Custom Search
 
Support : Creating Website | Editing Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright kumpulan puisi kangbarok 2012. Antologi Puisi - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Used Using Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger
src="http://i785.photobucket.com/albums/yy131/djnand/totopbutton.gif"