Nyanyian hujan merepuh Diseberang jalan Diantara langkah- langkah bising Mencari arah permata Yang kilaunya nampak gemerlap Mengundang hayal lalu lalang Diatas kayu disebelah telpon umum Duduk nenek tua dengan cucu kecil Menyanyikan kisah cantik rautnya Dulu…. Ketika masih bergelar bunga desa Dikampung yang terlupa Namun senyumnya redup, Menahan tangis dan beban… Seakan sesal penuhi raut keriputnya Ceritanya pupus… Cucu kecil tertidur… Mungkin sedang bermimpi Cerita nenek lirih… Bunga desa itu, kini menangis ! Bunganya layu oleh kumbang- kumbang Layu…. Tak wangi lagi Sesal Rupanya bunga desa itu… Tumbuh diantara riuh gairah Kupu- kupu malam….
Tuesday, May 27, 2008
Diujung jalan itu…
Ditulis oleh : kangbarok at 7:39 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




1 komentar:
mmm sedih puisi na ...
Post a Comment